KITA memang tak pernah benar-benar siap. Waktu, dengan tangannya, kita tertangkap. Kita murid di kelas jauh, dengan pelajaran terlambat, atau belum saatnya diberikan. Ada selembar fotografi, gugus geometri, yang kau curi, dari perempuan lain yang menggelincir, pada mimpi berwarna tua, yang miring-licin. Tubuhmu, harus kumengerti sebagai rumus sudut-sudut siku. Rumit, dengan angka-angka berbaris lama, panjang di belakang nol & koma.
Comments
Post a Comment